PEMBURU DAN SEEKOR BURUNG
Pada suatu hari, seorang
pemburu mendengar kicauan merdu seekor burung di dalam hutan. Setelah mengikuti
dari mana asal kicauan tersebut, dilihatnya seekor burung yang sangat cantik.
“aku harus memiliki burung tersebut kemudian pemburu ini berusaha menangkap
burung tersebut.
Setelah beerhasil, pemburu
itu mendapatkandi dalam sebuah kurungan. Akan tetapi, aneh sekali. Sejak
ditangkap, pemburu itu belum pernah mendengar suara merdu burung itu di siang
hari. Padahal pemburu itu ingin sekali bisa menikmati kicauan merdu burung
tersebut.
Oleh karena itu, si burung
diberikan makanan dan minumanyang mahal dan lezat. Sayangnya, burung itu masih
saja tidak mau berkicau di siang hari.
“mungkin burung ini sakit,
“pikir pemburu itu. Sebenarnya burung itu tidak sakit burung itu memang tidak
suka berkicau di sian hari, dan justru lebih senang berkicau di malam hari.
Pada suatu malam, burung
itu berkicau dengan merdu seperti biasanya. Tiba-tiba seekor burung hantu
terbang menghampirinya dan berkata,”sahabatku, suaramu bagaikan sebuah lagu
yang sangat manis dan menyenangkan. Aku sangat mengagumi keindahan suaramu.
Akan tetapi jika kuperlihatkankau tidak pernah berkicau di siang hari.”
Mendengar apa yang
dikatakan si burung hantu, burung itu kemudian mencurahkan isi iatinya,”Tuan
burung hantu yang bijaksana. Dulu aku tinggal di dalam hutan bersama
teman-teman dan keluargaku. Kami semua hidup bersama dan merasa sangat bahagia.
Akan tetapi suatu hari, saat aku sedang mencari makanan sambil bernyayi pemburu
itu menangkapku. Sejak itu aku merasa sangat sedih, dan hanya bisa menangis
saja di siang hari sehingga baru bisa bernyayi di malam hari,”
“Apa yang bisa kulakukan
untuk membantumu? ” tanya burung hantu .
“Entahlah, aku hanya ingin
bebas lagi,”jawab burung itu.
Burung hantu yang pintar
pun segera mencari cara untuk memberitahukan mengenai apa yang dirasakan burung
itu kepada si pemburu. Setelah mengetahuinya, maka si pemburu segera mendatangi
burung dalam kurungan tersebut.
“Maafkan aku teman. Selama
ini aku tidak mengetahuinya. Aku hanya ingin lebih sering mendengarkan suaramu
saja, Tak kusangka, ternyata apa yang kulakukan ini hanya membuatmu merasa
tersiksa.”Kemudian si pemburu melepaskan burung itu.
Untuk membalas kebaikan si
pemburu yang telah rnun membebaskannya kembali, maka setiap hari, burung
ituakan datang dan menyayikan sebuah lagu merdu untuk dinikmati oleh si
pemburu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar