KISAH TENTANG IKAN EMAS
Seorang nelayan tinggal
bersama istrinya di sebuah gubuk kecil ditepi pantai. Setiap hari nelayan itu
pergi memancing ikan untuk dimakan berdua saja.
Suatu hari, nelayan merasa bahwa umpannya telah mengena.
Saat nelayan itu menarik kail, ternyata seekor ikan emas berhasil ditangkapnya.
Akan tetapi, ikan tersebut tiba-tiba bisa bicara.
“Pamanku mohon jangan bunuh aku jika paman mengembalikan
aku ke laut, aku akan mengabulkan seluruh permintaanmu. “Nelayan itu merasa
takjub dan tak bisa berkata – kata, kemudian dikembalikannya ikan tersebut kedalam laut.
Sesampainya di rumah, diceritakannya mengenai apa yang
telah terjadi kepada istrinya ternyata siistrinya menjadi marah. “mengapa kamu
tidak meminta panci yang baru? Lihatlah, panci yang kugunakan sudah bocor,
“teriaklah sambil menunjukan pancinya.
Kemudian nelayan itu pergi ke pantai dan memanggil, “ikan
emas, istriku menginginkan panci baru.” Ikan emas itu muncul dan
berkata,”Karena Paman baik padaku, maka permintaan mu akan kukabulkan.”Kemudian
ikan itu kembali kelautan.
Nelayan itu kemudian pulang ke gubuknya. Di depan gubuk
istrinya telah menunggu sambil memegang panci baru. “Bagaimana, apakah kamu
sudah senang? Bagaimana kalau sekarang kita beristirahat saja? Aku lelah karena
seharian ini sibuk bekerja. “Istrinya menjawab,”Tapi pagi-pagi benar kamu harus
berangkat dan meminta rumah yang besar dan mewah,”
Keesokan harinya, pagi-pagi sekali nelayan itu berangkat
ke laut dan memenggil, “Ikan emas, istriku menginginkan rumah besar dan
mewah.”Ikan itu muncul ke permukaan dan berkata,”Kukabulkan.”kemudian
menghilang.
Nelayan itu pulang. Gubuknya tuanya telah digantikan
dengan rumah megah dan mewah. Istrinya menyambut dengan senyum. Mereka berdua duduk
dan makan bersama. Istri nelayan itu berkata,”Suamiku, setelah makan segeralah
pergi dan memanggil ikan itu untuk meminta pakaian yang indah.”Nelayan itu
menolak,”Setelah mendapatkan semua ini, Kamu masih saja menginginkannya yang
lebih?!”
Medengar perkataan suaminya, istri nelayan itu marah
kemudian mendorong suaminya keluar dan mengunci pintu. Sekali itu memutuskan
untuk meminta bantuan kepada ikan emas,”Ikan emas, istriku menginginkan pakaian
yang indah.” Ikan itu muncul di sela-sela ombak dan mengatakan,”Ku
Kabulkan.”Kemudian menghilang kembail.
Si nelayan pulang dan berkata kepada istrinya,”Sudah puas
sekarang.” Ternyata istrinya masih juga belum merasa puas. Istrinya
menginginkan perhiasan. Keinginan tersebut terkabul. Akan tetapi istrinya
menginginkan lebih banyak emas dan permata.
Nelayan itu sebenarnya tidak menyetujui permintaan
istriya, tapi tidak bisa menolak. Hal yang sama terjadi daat istrinya meminta
menjadi ratu lalu meminta menjadi tuhan. Mendengar permintaan tersebut, ikan
emas berkata,”pulanglah dan lihat apa yang paman temukan disana.”
Sesampainya di rumah, si nelayan menemukan istrinya duduk
diatas tanah dalam gubuk tua mereka yang dulu, sambil memegang panci yang
bocor. Sejak itu, istri nelayan selalu mengalami kesusahan, hingga pada
akhirnya meninggal karena sakit.
Namun, kebaikan si nelayan itu, seorang ratu yang
bijaksana kemudian menikah dengannya. Sejak itu mereka hidup bahagia hingga
akhir hayat mereka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar